Pastikan Ukuran, Dinas PUPR Kembali Cek Jembatan Karangbener



MENGUKUR - DINAS PUPR BERSAMA PELAKSANA LAPANGAN CV ANUGERAH SEDANG MENGUKUR PANJANG JEMBATAN KARANGBENER


KUDUS – Banyaknya material bangunan yang menggunakan barang fabrikasi, membuat kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) lebih jeli mengukur konstruksi jembatan. Hal ini dikatakan Nur Hasyim, pelaksana teknis lapangan Dinas PUPR saat mengecek pengerjaan Jembatan Kemang Karangbener kemarin.

”Untuk itu kita perlu memastikan ukurannya benar-benar sesuai,” katanya saat diwawancarai Lingkar Muria di lokasi proyek.

Ia menambahkan, sebenarnya dari pelaksana proyek sudah mengukur. Tapi hari ini kami (Dinas PUPR, red) mengecek kembali untuk membuktikan sendiri. ”Kami cek ulang hari ini. Supaya nanti pas, tidak kepanjangan, juga tidak kependekan. Karena ini barang jadi, bisa repot kalau ukurannya tidak pas,” terangnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lokasi proyek, sampai kemarin siang para pekerja sedang menyelesaikan pondasi sisi kiri dan sedang merancang besi konstruksi pondasi sisi kanan. Besi-besi yang digunakan untuk merancang pondasi sudah terpenuhi, ketersediaan material bangunan sudah aman.

Budi Prasetya, pelaksana proyek dari CV Anugrah mengatakan, saat ini proses pengerjaan sudah 30 % lebih. Jembatan ini nantinya akan memiliki panjang 15 meter, lebar total 7,5 meter dan dapat menahan beban seberat kurang lebih 20 ton. Selain itu, desain jembatan nantinya akan dilengkapi dengan pembatas sedada dan trotoar di samping kanan dan kiri.

Untuk itu jembatan dengan tipe B-15 ini ditargetkan bakal selesai Oktober mendatang, meskipun dalam kontrak pengerjaan sampai bulan November atau selama 120 hari kerja terhitung sejak 24 Juli lalu. ”Kontraknya memang berakhir November, tapi kami coba kerjakan semaksimal mungkin dan Oktober semoga bisa selesai. Disamping itu kami menghindari musim penghujan,” jelas Budi Prasetya. (lil)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »