Suka Rela Dengan Arisan Kurban

Dokumen MA NU Raudlatus Sibyan Colo

Lingkar Muria , Dawe - Berkurban bisa dilakukan dengan berbagai cara. Diantaranya arisan kurban, seperti yang dilakukan dewan guru MA NU Raudlatus Sibyan Colo Minggu (3/9/2017). Para guru mengadakan arisan kurban dengan asas suka rela dan semangat bergotong royong. Selain suka rela, kurban dengan model arisan ini dimaksudkan untuk memudahkan para guru dalam berkurban.

”Selain memudahkan, kurban dengan model arisan ini dikarenakan minim penyumbang hewan kurban ke madrasah,” terang Selamet Riyadi salah satu panitia kurban. Menghadapi permasalahan itu, para guru akhirnya punya inisiatif dengan mengadakan arisan kurban, agar setiap tahun di madrasah ada kegiatan kurban.

”Caranya setiap guru iuran sebesar Rp 200.000 untuk membeli kambing. Lalu dikocok seperti arisan pada umumnya. Tahun ini yang keluar atas nama Ani Rachmawati dan Siti Noor Rohmah,” imbuhnya.

Kurban di sekolahan ini juga dimaksudkan sebagai upaya pembelajaran pada anak didik. Baik tentang tata cara maupun pengelolaan hewan kurban.  ”Tadi juga ada siswa yang praktik menyembelih hewan kurban,” terang guru BP ini.


Di tahun ini ada empat hewan yang dikurbankan. Dua dari arisan, dan sisanya sumbangan dari warga sekitar. Daging kurban kemudian dibagikan ke semua warga madrasah dan tetangga sekitar madrasah. (mil)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »