Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

BUKU : Trevita Puspita Hadi menunjukkan buku hasil pendataan cagar budaya di salah satu kecamatan




Lingkar Muria, PATI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati melalui Kasi Cagar Budaya dan Tradisi, gencar melakukan inventarisasi benda cagar budaya yang ada di Kabupaten Pati. Sampai saat ini di Kabupaten Pati ada sebanyak 205 benda cagar budaya.
”Sebanyak 205 itu yang sudah ada surat keputusan (SK) nya. Setelah itu kami hendak menginventarisir semua benda cagar budaya, agar terdokumentasi dengan baik,” kata Kasi Cagar Budaya dan Tradisi, Trevita Puspita Hadi kepada Lingkar Muria.
Lebih lanjut Vita mengungkapkan, sampai saat ini, sudah empat kecamatan yang benda cagar budayanya sudah dibukukan. Empat kecamatan itu meliputi Juwana, Sukolilo, Kayen, dan Tayu. Sementara untuk tahun ini benda cagar budaya yang berada di wilayah Kecamatan Pucakwangi yang bakal dibukukan.
”Kami sudah melakukan pendataan. Dibantu dengan para penggiat budaya, kemarin kami sudah mengunjungi beberapa benda cagar budaya yang ada di Kecamatan Pucakwangi. Dari enam benda cagar budaya, satu tempat yang masih belum sempat dilakukan pendataan serta penelitian,” ungkap Vita.
Keenam benda cagar budaya yang ada di Kecamatan Pucakwangi itu meliputi, meliputi makam Pangeran Benawa, makam Ki Mendung, Sendang Widodaren, makam Ki Agung Panaya Kusumo, makam Kyai Soleh dan satu yang belum didata yaitu sebuah Loji atau bangunan gedung zaman penjajahan Belanda.
”Kesemuanya sudah didata. Hanya Loji saja yang belum. Sebab saat kami kesana akses masuk ke lokasi sedang diperbaiki sehingga kami harus putar balik,” kata Vita.
Selanjutnya, setelah Kecamatan Pucakwangi, giliran benda cagar budaya di Kecamatan Jaken yang bakal didata dan diinventarisir dalam sebuah buku. (has)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »