Kades Tlogomojo-Batangan Bantah Tuduhan Penyelewengan Pembangunan Embung

Kepala Desa Tlogomojo menunjukkan data-data tentang pembangunan embung desa 


Lingkar Muria, PATI – Kepala Desa Tologomojo Sunoto membantah tuduhan atas dugaan penyelewengan pembangunan embung desa, yang telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Pati. Soal tanah kerukan yang diduga dijual, Sunoto mengaku hasil penjualan itu untuk operasional pembangunan embung.
”Tanah hasil kerukan memang dijual. Akan tetapi hasil penjualannya diperuntukkan sebagai operasional pembuatan embung,” kata Sunoto usai memberikan keterangan di Kejaksaan Negeri Pati sore kemarin.
Lanjut Sunoto, pengerjaan embung ini memang inisiatifnya untuk menunjang fasilitas masyarakat. Terutama saat musim kemarau berkepanjangan desanya mengalami kekurangan air. Pembuatannya pun sudah dilakukan  musyarawah di Balai Desa dihadiri RT, RW, juga BPD berita acara rapatnya pun ada.
”Sebelumnya pembangunan embung ini sudah dirapatkan pada tahun 2015 lalu. Memang tak ada program dari pemerintah, oleh sebab itu pembiayaanya swadayanya dari hasil penjualan kerukan tanah tersebut, rinciannya semua ada. Tadi saya tunjukkan ke Kasi Intel Kejari,” imbuh Sunoto.
Sementara itu, semua laporan dugaan penyelewengan yang dialamatkan ke dirinya sudah dijawab. Seperti soal penggunaan tanah bengkok milik Kasi Pembangunan yang dijadikan lokasi pembuatan embung. Alih fungsi lahan produktif menjadi embung pun sudah dilakukan sebagai mana mestinya. ”Alih fungsi sudah saya penuhi aturannya, termasuk pemberitahuan kepada Bupati Pati,” kata Sunoto.
Dengan tegas, Sunoto menekankan tidak terjadi penyelewengan dalam kegiatan pembangunan embung ini, menurutnya dugaan seperti ini sudah biasa. Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pati Herwatan usai melakukan pemeriksaan, enggan menanggapi pertanyaan dari wartawan sebab yang bersangkutan segera meninggalkankan kantor untuk suatu urusan. (has)



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »