Miris PSK Bertarif Murah di Batangan-Pati Diringkus



Lingkar Muria, PATI – Lima warung kopi (warkop) berkedok prostitusi di Dukuh Mujil, Bumimulyo, Batangan, Pati diubek-ubek petugas Mapolsek Batangan Selasa (6/12) pukul 23.00. Dari penggerebekan itu, ada empat mucikari dan belasan botol minuman keras (miras) diamankan ke Mapolsek Batangan.
Razia itu dilaksanakan Selasa (5/12) pukul 21.30-23.00. Petugas kepolisian merazia beberapa tempat prostitusi yang berkedok warkop di Dukuh Mujil, Bumimulyo, Batangan. Polisi melakukan razia malam hari karena waktu itu disinyalir rawan terjadi tawar-menawar pekerja seks komersial (PSK) di dalam warung.
Satu persatu warkop digeledah oleh 15 personil kepolisian yang telah dibagi beberapa tim. Setelah menggeledah lima warkop, petugas kepolisian empat warkop diantaranya merupakan milik mucikari, bahkan dari empat mucikari yang diamankan, tiga diantaranya bukan warga asli Bumi Mina Tani.
Keempat mucikari itu yakni Panca Sri Lestari, 33, warga Kedung Pring, Lamongan, Jawa Timur, Susanti, 34, warga Kembang, Jepara,Warjani, 31, warga Sedan, Rembang, dan satu warga Juwana Pati yakni Mukinah, 43. Sementara itu polisi menyita 11 botol miras di warung lainnya milik Sukesi, 52, warga Juwana. Sukesi ini bukan mucikari, namun ia hanya meneyediakan miras.
“Kelima pemilik warung itu kami gelandang ke Mapolsek Batangan beserta barang bukti diantaranya botol miras. Setelah dibawa ke mapolsek, mereka lantas dikembalikan namun harus wajib lapor,” ungkap Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Batangan AKP Endah Setianingsih kemarin.


Selain mengamankan lima pemilik warkop, pihaknya juga memeriksa Jumainah, salah satu PSK sekaligus pemilik rumah. PSK itu diperiksa untuk pemberkasan tindak pidana ringan (tipiring) mucikari di persidangan selanjutnya. Sedangkan itu penjual miras dibina dan dipulangkan.
Endah mengatakan, operasi itu sebagai bentuk kondusifitas wilayah hukumnya. Bahkan, pihaknya baru mengetahui jika warkop itu tempat prostitusi. Sebelumnya belum pernah dirazia, ketika tercium aktifitas esek-esek itu, pihaknya segera bergerak. Jika dibiarkan, bisa saja akan lebih meluas warkop esek-eseknya.

“Untuk tarif yang dibanderol teman kencan PSK itu bervariasi, mulai Rp 75 ribu, Rp 80 ribu, dan tertinggi Rp 150 ribu. Dari penghasilan PSK itu, mucikari cuma mendapatkan imbalan  Rp10 ribu pertamu dari PSK. Dalam sehari, rata-rata PSK mendapatkan 3-4 tamu dan penghasilan PSK setiap malam rata-rata Rp 300 ribu,” urainya. (has)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »