Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

Sejumlah rumah makan masih menggunakan elpiji melon


Lingkar Muria, PATI – Dalam sidak yang dilakukan Polsek Juwana Selasa (2/1/18) lalu, ditemukan dua rumah makan yang masih menggunakan gas melon untuk memasak. Melihat hal itu, jajaran polsek yang terdiri dari Kanit Reskrim, Kasi Humas, Piket Reskrim, dan anggota SPKT memberikan peringatan kepada pemilik rumah makan tersebut.
”Sesuai Rancangan Permen ESDM tentang pengendalian penggunaan elpiji 3 kg. Dimana secara tegas penggunaan elpiji bersubsidi ini hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, UMKM, dan nelayan kecil,” jelas Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro kepada Lingkar Muria.

Selain untuk rumah makan, atau usaha yang skala besar menggunakan elpiji 12 kg, sedangkan elpiji melon untuk usaha atau warung kecil

 Kegiatan sidak yang dilakukan Polsek Juwana ini, lanjut AKP Didi sebagai pelaksanaan atas perintah Kapolri sebagai tindak lanjut dari Rancangan Permen ESDM tersebut. Pihaknya dalam giat sidak itu melakukan pemeriksaan, dan juga sosialisasi.
Sementara itu, dua rumah makan yang diperingatkan pihak Polsek Juwana adalah, Rumah Makan Rindang 84 yang berada di jalan Silugonggo Ruko No. C1 Desa Kudukeras Juwana. Dan juga Rumah Makan Gemilang yang beralamat di Jalan Raya Juwana – Pati KM 1Dukuh Mbagu Desa Mintomulyo Juwana.

Dari sidak itu , didapati dapur kedua rumah makan itu menggunakan elpiji 3 kg selain juga menggunakan elpiji 12 kg. ”Kami peringatkan supaya jangan menggunakan yang elpiji bersubsidi, sebab aturannya sudah jelas,” terang AKP Didi. (lil)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »