[Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir




TERSAMBAR PETIR: Korban tersambar petir Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa dievakuasi petugas Mapolsek Wedarijaksa kemarin (2/3/18).

Lingkar Muria, PATI – Bambang, petani asal Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa, Pati meninggal saat menanam bawang merah. Pria 64 tahun itu masih nekat bekerja di lahan sawah bengkok milik kasi kesra Desa Bangsalrejo ketika hujan dan meninggal usai tersambar petir.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban dan ketiga teman korban, Rasdi, 47, Sukaelan, 65, dan Supriyo, 50, sedang bekerja di sawah untuk menanam bawang merah. Pukul 11.00, hujan turun sangat lebat. Mereka tak berteduh dan masih tetap melanjutkan pekerjaannya.
Selang beberapa menit, terdengar suara petir sangat keras. Mereka langsung merunduk. Ketika terbangun, Rasdi melihat korban posisinya masih tertelungkup di sawah. Ketiga teman korban lantas memeriksa keadaan korban. Nahasnya, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.
“Teman-teman korban mengevakuasi korban ke tanggul sawah dan melaporkan persitiwa kepada perangkat Desa Bangsalrejo diteruskan kepada kami,” ucap Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Eko Pujiyanto kemarin.
Pihaknya bersama dengan tim medis Puskesmas Wedarijaksa II yang dipimpin dr. Nency Indriati mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan petugas medis, korban meninggal murni karena tersambar petir. Pada telinga kanan korban terdapat pendarahan karena tersambar petir.
“Korban sudah kami serahkan kepada keluarganya. Keluarga korban menerimakan dengan membuat surat pernyataan. Semoga kejadian itu dibuat pelajaran. Sebaiknya apabila ada hujan deras dan disertai dengan petir, aktifitas dihentikan. Petani bisa berteduh sembari menunggu hujan reda supaya tak terjadi hal yang tidak diinginkan,” jelasnya. (has)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »