Berulang kali Disidak, Pelanggaran Kelas Jalan Masih Sering Terjadi





PATI – Jalan Juwana – Wedarijaksa, sudah berulang kali disidak. Aparat baik dari Dinas Perhubungan, maupun Satlantas pun beberapa kali pernah turun melihat kondisi jalan kelas III yang sering dilalui kendaraan berat melebihi tonase, hal itu mengakibatkan kerusakan serta kemacetan di jalan kabupaten tersebut.
Masih tingginya pelanggaran yang terjadi itu dikeluhkan masyarakat setempat. Keluhan itu diwakili Haryono, salah satu anggota DPRD Kabupaten Pati Komisi A. ”Masyarakat banyak yang mengeluh. Tak jarang ada yang menyampaikan kepada saya. Saya sendiri lihat beberapa kali juga masih ada lalu lalang kendaraan kelas berat yang seharusnya tak boleh melintas di jalan kelas III, nyatanya masih saja melalui jalan tersebut,” papar politisi PKB tersebut.
Melihat hal tersebut, Haryono sangat menyesalkan. Dia berharap ada tindakan dari aparat yang sesuai tugas pokok dan fungsinya. ”Ya ditindak, kalau tidak ada penindakan, rambu-rambunya dicopot saja,” papar Haryono.
Menurut Haryono, pelanggaran memang masih sering terjadi. hal itu dirasa sangat merugikan. Sebab kelas jalan III jika dilaluikendaraan berat bisa dipastikan akan memperparah kondisi jalan yang telah rusak. Disamping itu lebar jalan yang tak mencapai empat meter itu akan sesak ketika truk besar telah masuk ke jalan tersebut. ”Kasihan masyarakat di sekitarnya. Mobilitas mereka sudah pasti tak lancar,” papar Haryono.
Sementara itu Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengungkapkan, pihaknya memang bertugas untuk fungsi penindakan rambu jalan. ”Kalau 1x24 jam untyuk menjaga jelas tidak memungkinkan. Sebab personilnya juga terbatas,” papar AKP Ikrar.
Untuk itu, lanjut AKP Ikrar, merencanakan patroli dan razia bersama Dinas Perhubungan lebih ditingkatkan. ”Ya peningkatan patroli itu akan kami lakukan. Selain itu kami juga mengusulkan untuk mengupayakan pengadaan cctv di lokasi tersebut,” imbuh AKP Ikrar.
Dengan pemasangan cctv itu, lanjut AKP Ikrar, menurutnya pengawasan akan mudah dilakukan. ”Jadi dari cctv kami bisa pantau mana yang masih melanggar, nomor polisinya langsung kami catat untuk ditilang,” kata AKP Ikrar. (lil)
 
    


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »