Tampil di Kandang, Persipa Disikat Persikat





PATI – Persipa harus mengakui keunggulan lawannya. Meski bermain di depan ribuan pendukungnya, Persipa disikat Persikat 1-4 di Stadion Joyokusumo Minggu (8/4/2018) kemarin. Dengan begitu, Laskar Saridin tak mampu menambah perolehan poinnya di klasemen sementara Liga 3 Jawa Tengah Grup A.
Tim tamu yang datang dengan kepercayaan diri tinggi, usai menahan imbang Persiku di kandangnya, langsung tampil trengginas. Hasilnya pertandingan baru berjalan lima menit, gawang Persipa harus kebobolan melalui aksi brilian penyerang Persikat Muhamad Faris, yang bermula dari kesalahan di lini belakang Persipa.
Laskar Saridin yang tampil dengan skuad terbaiknya, tak kelihatan tajinya di pertandingan kali ini. Anak asuh Slamet Riyadi terlihat sering salah passing dan juga sering dengan mudah kehilangan bola ketika mendekati area pertahanan  laskar Ki Gede Sebayu julukan Persekat.
Berbanding terbalik, tim tamu bermain sangat apik. Umpan-umpannya dari sisi sayap sangat akurat, dengan permainan tersebut tim tamu kembali mearih keunggulan. Di menit 14 Muhamad Faris kembali menggedor gawang Dimas Fani.
Berusaha memperkecil skor, Dwi Cahyono dkk malah kebobolan lagi. Di menit 26 dengan pemain yang sama, dengan begitu Muhamad Faris mencetak hattrick pertamanya. Meski begitu, Persipa sesekali mampu mengancam gawang Persikat yang dikawal Mochamad Listianto Ceputra. Peluang itu didapat Joko Purwanto, setelah meliak-liuk di area pertahanan lawan pemain bernomor punggung 24 tersebut melepaskan tembakannya. Sayang bola masih membentur mistar gawang.
Gol tuan rumah baru tercipta 10 menit sebelum turun minum. Pemain yang baru diturunkan di menit 18, Bima Saktiyoso berhasil memperkecil ketertinggalan Persipa. Memanfaatkan sepakan bebas, bola melayang tepat di kepalanya dan sundulan Bima meluncur deras ke gawang Persikat. Skor 3- 1 untuk keunggulan Persikat pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, asa untuk bangkit didapat tim Persipa, hal itu menyusul keputusan wasit memberi tendangan penalti untuk tuan rumah, setelah sepakan bebas Reza Irfana mengenai lengan pagar betis. Namun sayang ekseskusi gelandang lincah Persipa tersebut melenceng ke sisi kanan gawang Persikat. Peluang memperkecil ketertinggalan pun hilang.
Di babak kedua, tim tamu tampil makin percaya diri. Sementara tim tuan rumah terlihat loyo. Usai kesempatan tendangan pinalti di awal laga kedua yang gagal itu, nyaris Persipa tanpa peluang yang mengancam gawang Persikat. Serangan lebih banyak mengarah ke gawang Dimas Fani.
Buah dari serangan yang bertubi-tubi tersebut, Persikat mampu menambah golnya. Di menit ke 58, memanfaatkan salah kordinasi di lini belakang, Septian Satria berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Persipa. Dia juga berhasil mengecoh kiper Dimas Fani, gol bagi sang tamu kembali bertambah 4 -1, Persipa makin jauh tertinggal. Makin di atas angin, Persikat tak mengendurkan serangan. Berulang kali para pemainnya berhasil menembus jantung pertahanan Persipa.
Pertandingan sore itu berlangsung cukup ketat. Kedua tim ngotot untuk memenangkan pertandingan, tak jarang sesekali permainan keras terjadi. Bahkan di menit 21, pelatih Persekat Nazal Musthofa harus diusir wasit Hadi Suroso asal Kabupaten Semarang. Lantaran sang pelatih dinilai terlalu keras memrotes keputusan wasit yang tidak menghentinkan pertandingan ketika salah satu pemainnya terkapar di lapangan.
Pelatih Persipa Slamet Riyadi mengungkapkan permintaan maafnya kepada semua pendukung Persipa. ”Saya mohon maaf karena tak mampu memenuhi ekpektasi untuk memetik poin penuh di kandang sendiri,” terang Slamet Riyadi.
Salamet pun mengaku, timnya memang kalah kelas dibanding Persikat. ”Mereka tim yang dipersiapkan sejak lama. Hal itu terlihat dari performa apiknya yang belum pernah sekalipun menderita kekalahan. Targetnya pun mereka naik kasta,” kata Salamet.
Sementara itu Pelatih kepala Persikat Nazal Mustofa melalui asisten pelatih Lukman Afif, menuturkan timnya bermain sangat baik sore kemarin. Semua pemain bermain sesuai dengan intruksi pelatih. ”90 menit mereka bermain baik. Dan ini tentu hasil baik untuk merangsek menjadi juara grup, di penyisihan ini juara grup memang target kami,” papar Lukman. (has)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »