Pemanfaatan Sumur Pantek, Petakan Potensi Kekeringan



PATI - BPBD Kabupaten Pati melaksanakan kegiatan pemantauan pemanfaatan sumur pantek di Desa Pasuruhan Kecamatan Kayen. Hal itu dilakukann untuk memetakan potensi kekeringan di sebuah wilayah.
Kepala BPBD Kabupaten Pati Sanusi bersama dengan staf bidang rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD Pati juga melaksanakan pembuatan tandon air bersih di desa tersebut.
"Bantuan sumur pantek di Desa Pasuruhan sudah siap untuk memenuhi kekurangan air bersih di desa tersebut. Pihak desa juga ikut membantu membuat tandon airnya", Ungkap Sanusi saat dikonfirmasi Selasa (22/5/2018).
Perlu diketahui bahwa sumur pantek adalah sumur atau sumber air yang diperoleh dengan cara manual. Sumur bor dengan metode pantek dilakukan secara manual oleh tiga orang atau lebih. Karena dikerjakan dengan tenaga orang maka kedalaman sumur pantek hanya berkisar antara 0 - 40 meter.
" respon masyarakat sejauh ini begitu baik, karena di desa yang bersangkutan jika terjadi kekurangan air bersih, di dekatnya sudah ada sumur, jadi semoga saja dapat mengatasi kekurangan air bersih", tambahnya.
Untuk saat ini ketersediaan air di desa tersebut masih aman, belum terjadi kekurangan air bersih. Namun hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi jika terjadi kekurangan air bersih, maka sudah siap ditangani.
"Selain di desa Pasuruhan, kegiatan juga dilaksanakan di dukuh Dungdil, Desa Kedungmulyo, Kecamatan Jakenan dibantu sumur pantek yang mana dengan sumur tersebut dapat memenuhi kebutuhan air untuk 200 kepala keluarga", tuntasnya. (has)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »