Macan Kurung, Ikon Penting Seni Ukir Jepara yang Mendunia

SUMBER : DISKOMINFO JEPARA



JEPARA – Selain terkenal dengan sebutan Bumi Kartini, Jepara juga masyur dengan sebutan kota ukir. Namun ada yang paling ikonik. Adalah seni ukir “Macan Kurung”, seni ukir tersebut sudah mendunia dan menjadi ciri khas yang melekat dengan kota di pesisir utara Jawa Tengah itu.
Jepara sendiri memperoleh predikat kota ukir sekitar tahun 1960, Kabupaten Jepara saat itu mulai moncer dengan kerajinan ukir hingga pada tahun 90an. Tak terhitung jumlah banyaknya hasil dari karya seni dari Jepara ini. Namun, satu hasil karya seni ukir yang hingga saat ini masih menjadi magnet kenunikan Kabupaten ini yaitu “Macan kurung”. Karya seni berbentuk tiga dimensi, dengan seeokor macan sebagai ikon yang hidup didalam kurungan ini, terbuat dari sepotong kayu bulat utuh tanpa dibelah dan sambungan. Dikalangan perajin karya seni ukir ini adalah sebuah gambaran pengendalian nafsu.
Dikenalkan kepada IPB
“Macan kurung merefleksikan nilai-nilai kesabaran dalam kehidupan manusia,” ujar Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, saat memperkenalkan “Macan Kurung” kepada civitas akademika Institut Pertanian Bogor (IPB), di Peringgitan Pendapa RA Kartini Jepara, usai acara penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) IPB tahun 2018, Kamis (12/7).
Selain seekor macan, didalam kurungan itu terdapat pula sebuah bola yang dapat menggelinding dan terdapat pula sebuah rantai pengikat macan. Pada bagian atas kurungan sering diberi berbagai bentuk hiasan. Selanjutnya, pada seputar macan dan bola terdapat bentuk-bentuk batang silinder atau jeruji dalam ukuran yang sama membentuk sebuah sangkar.
Disamping memperkenalkan “Macan Kurung”, civitas akademika IPB juga dikenalkan pada seni ukir relief Jepara, kemudian melihat kamar pingit Ibu Kartini, dan sekolah tampat RA Kartini merintisan pendidikan bagi rakyat biasa kala itu. (Dsikominfo Jepara/has)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »