Sidang LPJ, Ajari Siswa Darul Falah Sirahan Laku Bertanggungjawab

Ketua ISDA periode 2017/2018 Imam Baihaqi setelah menyerahkan inventaris organisasi ISDA yang menandai berakhirnya masa jabatan serta diterimanya pertanggungjawaban organisasi.



PATI – Pembelajaran menjadi pribadi yang bertanggung jawab, dikemas apik oleh Perguruan Islam Darul Falah Sirahan. Pembelajaran itu didapat melalui sidang paripurna Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ikatan Siswa-siswi Darul Falah (ISDA) Rabu (25/7/2018) lalu.
  LPJ tertulis yang juga disampaikan secara lisan tersebut memuat segala bentuk capaian kegiatan ISDA selama satu periode, yaitu periode 2017/2018. Kegiatan seperti ekstrakurikuler, dan program-program kesiswaan yang dipandegani ISDA. Termasuk pertanggungjawaban rincian dalam mengelola keuangan organisasi. Sidang dihadiri direktur, kepala madrasah, guru pembina, seluruh pengurus ISDA, dan perwakilan dari masing-masing kelas.
Direktur Perguruan Islam Darul Falah (ISDA) Syamsudin Sukahar menyebut, kegiatan LPJ tersebut, memang dijadikannya cara memdidik laku bertanggung jawab lebih dari sekadar teori. Namun lebih kepada praktik perbuatan bertanggungjawab.

Bekal Masa Depan
”Ini tentu menjadi pembelajaran yang penting bagi anak-anak. Termasuk dalam rangka menyiapkan generasi pemimpin di masa yang akan datang. Saat menjadi pemimpin nanti, anak-anak mesti bertanggungjawab penuh,” terangnya.
Lebih lanjut, kegiatan tersebut dapat melatih kesabaran serta keberanian siswa-siswi dan dapat menjadi bekal bersosialisasi di masyarakat kelak nanti.
Sidang paripurna LPJ tersebut dikemas secara profesional, seperti sidang sungguhan pada umumnya. Sidang dipimpin langsung oleh Imam Baihaqi yang juga sebagai Ketua ISDA. Seperti diketahui, ISDA membawahi sekitar 1000 lebih siswa, baik dari jenjang MTs, maupun MA.
ISDA mendapat tanggungjawab mengelola kegiatan yang dilakukan siswa-siswi MTs dan MA. Setelah sidang paripurna tersebut, ketua ISDA periode mendatang juga bakal dipilih secara demokratis. Seluruh siswa berhak menyalurkan suaranya melalui pencoblosan layaknya Pilkada. Bahkan sebelum pencoblosan, ada sesi kampanye visi-misi saat apel pagi dihadapan seluruh siswa, dan juga guru. (hus)   


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »