Komunitas Panahan Pati, Dari Hobi Lalu Berprestasi


Komunitas Cendekia Archery Team (CAT)

Salah satu anggota CAT saat mengikuti kejuaraan 


Berdiri sejak Desember 2016, komunitas panahan di Kota Nasi Gandul ini tak hanya sebatas kumpul hobi-hobi. Tercatat, sejumlah prestasi kejuaraan panahan berhasil ditorehkan para anggotanya, bahkan kejuaraan hingga tingkat nasional.
Baru-baru ini, salah satu anggota CAT mempersembahkan prestasi membanggakan. Adalah Nabilla Ayoe, dia berhasil meraih perak di Kejuaraan 3rd Jogja Open Archery Competition tahun 2018 tingkat nasional. Nabilla Ayoe berprestasi di kelas Aduan Nasional Putri.
Ketua Cendekia Archery Team (CAT), Nurhuda mengungkapkan, di komunitasnya memang awalnya mewadahi para penghobi olahraga panahan ini, hingga merambat untuk mewadahi atlet.
”Kalau yang atlet mereka kebanyakan adalah pelajar. Sedangkan penghobi biasa mereka datang dari berbagai kalangan,” jelas pria yang juga mengantongi sertifikat kepelatihan hingga tingkat internasional ini.
Komunitas ini memiliki jadwal latihan rutin. Dalam sepekan dijadwalkan empat kali pertemuan untuk latihan, yaitu di hari Senin, Rabu, Sabtu, dan Minggu. ”Ya pertemuan untuk silaturahmi dan juga mengasah kemampuan diri,” imbuh Nurhuda. Latihan sendiri diadakan di lapangan SMPN 2 Pati.
Dalam komunitas tersebut memang murni untuk mereka yang menggemari olahraga panahan. ”Tidak ada pungutan biaya apapun. Semua murni hobi, kegemaran, dan jika benar-benar tekun, bisa sampai berprestasi,” lanjutnya.
Di CAT ini boleh dibilang komunitas panahan yang lengkap. Para anggota yang masuk kategori atlet, diperlakukan sesuai kompetensinya. Atlet memakai busur dengan standar busur nasional recurve dan compond. Sedangkan para penghobi biasa memakai busur jemparing atau yang lebih dikenal sebagai busur tradisional mataraman dan horsebow. (mil)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »