Miras Oplosan Kembali Diamankan Satpol PP Jepara

Sejumlah barang bukti hasil sitaan Satpol PP Jepara


JEPARA – Seperti mencabut rumput di pekarangan. Keberadaan minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Jepara tak ada habisnya. Satu disikat, di tempat lain kasus serupa ditemukan lagi. Baru-baru ini aparat Satpol PP kembali mengamankan ratusan liter miras oplosan di dua kecamatan.
Kabid Penegakan Perda dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Jepara, Sutarno mengungkapkan, pihaknya menemukan ratusan liter miras oplosan dalam rangka razia bertajuk razia cipta kondisi, Kamis (13/9/2018) lalu.
Satpol PP menyasar dua lokasi. Desa Mambak Kecamatan Pakis Aji dan di Desa Kepuk Kecamatan Bangsri. Di Desa Mambak, miras didapati dari rumah Rifai, sedangkan di Desa Kepuk dari warung milik Ida.
“Saat di Kepuk, sebenarnya kami tidak mengetahui jika warung tersebut digunakan untuk menjual miras. Hanya saja saat berada disitu kita mencium bau miras oplosan yang ternyata sedang dibuang di kamar mandi, karena takut saat kita datang,” ujar Sutarno kepada wartawan.
Tipiring
Sementara di Mambak, kata Sutarno, merupakan pemain lama di bisnis minuman haram ini. Kedua penjual miras ini, lanjutnya, akan dipanggil ke kantor Satpol PP pada Selasa depan untuk diperiksa dan diberikan pembinaan. “Nanti akan kita kenakan tindak pidana ringan (tipiring),” imbuhnya.
Razia terhadap peredaran miras ini terus dilakukan oleh jajarannya, utamanya cipta kondisi jelang pelaksanaan pemilu 2019. Lebih lanjut Sutarno menyampaikan, penjual miras yang sudah beberapa kali terkena razia akan langsung di tipiring. Beberapa waktu lalu, penjulan miras di Kecamatan Batealit juga ditipiring dengan mendapatkan denda jutaan rupiah. “Terus kita efektifkan tipiring ini, agar mereka jera,” ungkapnya. (pur)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »