Menikmati Malam Tahun Barunan, Ngecamp Saja di Gardu Pandang Puncak Jehan Jepara


 
SUMBER FOTO : INSTAGRAM EXPLOREJEPARA

Setiap orang punya cara menikmati malam pergantian tahun. Ada yang senang menyemut di pusat kota, menyaksikan pesta musik dan meniupkan terompet. Membuat bising dan riuh jalanan.

Ada pula yang menikmatinya dengan bersantai di teras rumah. Berkumpul bersama keluarga atau teman, sambil bakar-bakar jagung, main kartu, atau gitaran sambil melantunkan suara sumbangnya. Semua tentu asyik. Momen pergantian tahun memang sayang jika hanya dilewatkan dengan tidur-tiduran saja kan.

Namun, ada yang perlu kamu ketahui. Mungkin ini bisa menginspirasi untuk rencana kegiatan malam tahun baruan kalian. Cobalah menghabiskan malam tahun baru dengan camping di puncak bukit. Menikmati hawa dingin pegunungan, derit suara jangkrik, dan rasakan kesunyian yang menenangkan.

Salah satu tempat yang menarik adalah di Gardu Pandang Puncak Jehan. Tempat ini berada di Desa Kunir Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Dari pusat Kota Jepara, kurang lebih bisa ditempuh selama satu jam perjalanan. Jangan khawatir, jalanan menuju kawasan wisata instagramable di daerah Jepara bagian utara ini sudah mulus. Pokoknya enak. 
Spot swafoto favorit


Di tempat wisata yang dikelola swadaya anak muda setempat itu terbilang cocok untuk menikmati malam pergantian tahun baru yang dijamin tak biasa. Panorama Gardu Pandang Puncak Jehan ini terbilang cukup menarik. Hamparan tebing-tebing tinggi yang hijau sudah dipastikan akan memanjakan mata pengunjung. Selain itu, sudut-sudut Gardu pandang Puncak Jehan juga dilengkapi dengan aneka spot foto yang dijamin instagramable.

Di area Gardu Pandang Puncak Jehan, kini juga mulai tumbuh bunga beraneka rupa. Pengelolanya memang sengaja menanam bunga untuk memberikan kesan kelestarian alam. Selain itu bunga-bunga beraneka rupa dan warna tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang menggemari swafoto.

Gardu Pandang Puncak Jehan ini terletak di kawasan Pegunungan Muria sebelah utara. Pemandangan menarik tidak hanya di puncaknya saja. Dari gerbang menuju Gardu Pandang Puncak Jehan, pengunjung akan berjalan kaki melintasi hutan pinus yang cukup lebat. Kurang lebih 20 menit berjalan kaki. Jika tak mau berkeringat, bisa naik sepeda motor. Pengelola menyediakan fasilitas ojek. Tarifnya Rp 5 ribu sudah termasuk parkir.

Tempat ini juga memiliki daya tarik untuk dijadikan wisata camping. Apalagi saat malam tahun baru. Dari atas gardu pandang, pengunjung akan melihat gemerlap lampu-lampu yang jauh. Lampu-lampu itu terpancar dari sudut kota Jepara, Keling hingga Donorojo. Gemerlap lampu dari PLTU Tanjung Jati B juga terlihat.
Pemandangan alam sejauh mata memandang

”Saat malam pergantian tahun begini malah semakin menarik,” kata Fathul Muin, pengelola wisata Gardu Pandang Puncak Jehan ini. Pengunjung yang mau camping, bisa melihat kerlap-kerlip pesta kembang api. Tidak hanya satu tempat pesta kembang api.

”Pesta kembang api di Bangsri, Kelet, dan daerah sekitar akan sangat jelas terlihat dari puncak ini,” katanya lagi. Bermalam di Gardu Pandang Puncak Jehan, pengunjung juga bisa sambil menikmati malam dengan ngopi. Desa Kunir memiliki produk kopi sendiri. Kopi jenis robusta atau di kenal dengan kopi Klethis

Untuk bisa bermalam di Gardu Pandang Puncak Jehan ini, setiap pengunjung ditarif  Rp 5 ribu. Itu sudah mendapatkan fasilitas berupa kamar mandi dan air bersih. Untuk peralatan camping pengunjung memang harus membawa sendiri. (lil)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »