Robot Bandeng Pati Filosofi Industrialisasi

Patung Ikan Bandeng yang mirip dengan robot



Desain patung di tugu bandeng tak biasa. Patung dengan panjang 26 meter dan lebar 6 meter itu didesain mirip robot. Bentuknya tak menunjukkan detail bagian tubuh ikan bandeng sama sekali, seperti umumnya di patung ikan bandeng yang sudah lebih dulu ada di Pati.

Rangka utama patung ikan bandeng terbesar di dunia tersebut dibuat menggunakan material besi profil wide flange (WF). Untuk penahan sirip, pemborong menggunakan besi profil C. Sementara bagian tubuh patung tersebut menggunakan plat alumunium.

Salah satu yang unik adalah bagian dalam patung ikan bandeng ini. Desainer patung meletakkan puluhan roda-roda atau gear di dalam tubuh ikan tersebut. Warnanya kuning keemasan. Produk kuningan dari Juwana, yang juga salah satu produk unggulan dari Kabupaten Pati.

Patung ikan bandeng yang memang mirip roboh ini memiliki filosofi yang sangat penting. Staf Bidang Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ariyanto Wibowo, mengatakan desain patung ikan bandeng tersebut memiliki filosofi industrialisasi.

”Filosofinya itu sebenarnya sebuah replika robot bandeng. Maksudnya, Pati yang saat ini sebagai bumi mina tani mengarah ke kota industri. Ikannya itu sebagai simbol mina tani. Robot disimbolkan menuju arah perekonomian berbasis industri. Roda-roda di dalam tubuh patung ikan bandeng itu untuk menggerakkan mesin industri,” jelasnya. (yan)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »