Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan




PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi warga yang terkena dampak banjir di Desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo pagi kemarin. Menggunakan perahu milik warga Imam Suroso dan tim dokter dari RS Mitra Bangsa mengunjungi warga yang masih bertahan di rumahnya masing-masing.
”Kemarin ada masyarakat termasuk dari kepala desa sendiri yang menginformasikan banyak warga sakit yang perlu pengobatan. Makanya hari ini kami ke sini menggelar bakti sosial pengobatan gratis kepada warga yang membutuhkan,” kata Imam Suroso. 
Pengobatan gratis ditangani langsung oleh tim dokter dari RS Mitra Bangsa. Pengobatan dilakukan di masjid desa tersebut yang berada di tepi jalan. Selain di masjid, Imam Suroso bersama tim dokter dari RS Mitra Bangsa juga menjemput warga sakit yang tertahan di tempat tinggalnya yang tergenang air.
”Saat ini selain sembako, yang dibutuhkan warga termasuk obat-obatan. Banyak yang mengeluh sakit. Seperti batuk, pilek, dan juga gatal-gatal,” imbuhnya.
Ada dua rumah yang disusuri menggunakan perahu. Satu warga yang sudah tua harus dirujuk ke RS Mitra Bangsa untuk mendapatkan penanganan lebih. Serta seorang balita yang muntah-muntah dan diare terus menerus juga dilakukan penanganan lebih.
”Semoga banjir segera surut. Juga kepada masyarakat lain yang mampu bisa ikut serta memberikan bantuan kepada mereka sehingga bisa meringankan juga,” harap politisi PDI Perjuangan ini.  
Banjir sendiri telah menggenangi pemukiman warga sejak sepekan lalu. Saat ini banjir mulai surut. Namun masih ada 51 rumah yang tergenang luapan Sungai Silugonggo. Saat menyusuri rumah-rumah warga yang tergenang banjir, pemukiman warga terlihat lebih mirip seperti rawa-rawa. Tanaman padi juga terendam dan diperkirakan gagal panen.
Sementara itu Kepala Desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo, Rumaji mengungkapkan, meski kebanjiran warganya tidak ada satupun yang mengungsi. Mereka lebih memilih bertahan. ”Mereka membuat rumah panggung sendiri, mereka lebih memilih bertahan saja. Ya sekalian menjaga harta bendanya di rumah,” katanya.
Saat ini, warga yang masih terdampak banjir memanfaatkan perahu sebagai sarana transportasinya setiap hari. Sedangkan yang paling dibutuhkan warga adalah air bersih. Beruntung masih dapat terpenuhi dari sumur-sumur warga yang masih bisa digunakan. Sedangkan kebutuhan lain yang dirasa mendesak adalah sembako dan tentunya pengobatan. Seperti diketahui, saat banjir melanda, selain membawa air, warga biasanya mudah terjangkit penyakit. (yan)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »