Ikan Bandeng, Rasa dan Khasiatnya







Di balik duri lembutnya yang sangat banyak, Ikan Bandeng memiliki rasa yang nikmat. Selain nikmat juga berkhasiat. Lengkap kan. Berikut redaksi akan merangkum khasiat dari ikan yang hidup di air payau ini.

Dikutip dari Lifestyle Kompas, Ikan Bandeng merupakan salah satu makanan yang biasa ditemui kala perayaan Tahun Baru Imlek dan terutama disajikan oleh warga Tionghoa di Jawa. Umumnya ikan ini dikonsumsi utuh dengan kepala hingga ekor untuk menggambarkan awal yang baik dan akhir yang baik untuk tahun yang telah berlalu.

Namun di luar itu, tahukah kamu manfaat ikan bandeng untuk kesehatan? Selain daging dan ayam, ikan juga mengandung sejumlah protein yang sudah tidak perlu diragukan. Dalam 100 gram ikan bandeng terkandung 20 gram protein, juga terdapat lemak sebanyak 4,8 gram, serta energi sekitar 123 kalori.

Ikan ini sendiri biasanya dimasak menjadi beragam olahan. Mulai yang paling populer bandeng presto, otak-otak bandeng, sampai yang dimasak konvensional. Digoreng, diacar, hingga dimasak pecel bandeng. Yang terakhir ini sangat populer di daerah Juwana Kabupaten Pati.
Pecel bandeng khas Juwana
Ikan jenis ini sangat mudah ditemui di pasaran. Pesisir utara Jawa menjadi salah satu daerah penghasil terbesar ikan ini. Salah satunya adalah Kabupaten Pati. Di kota ini ikan bandeng bahkan menjadi denyut nadi ekonomi warganya. Ikon patung berupa replika ikan bandeng bahkan dibangun fantastis di gerbang masuk dari arah Semarang.

Diantara manfaat mengkonsumsi ikan bandeng ini yang pertama adalah bisa menurunkan kolestrol. Seperti dikutip dari Kumparan, di dalam ikan bandeng, terkandung beberapa jenis asam esensial yang dibutuhkan tubuh seperti Omega-3, DHA, dan EPA. Dalam satu ekor ikan bandeng berukuran sedang saja, sedikitnya terdapat sekitar 20,3 gram asam lemak yang dapat memenuhi asupan lemak harian. Bila dikonsumsi secara teratur, kandungan lemak esensial ini sangat berguna untuk mengontrol kolesterol di dalam darah serta meningkatkan kesehatan jantung.

Yang kedua bisa menyehatkan ginjal. Kandungan vitamin B12 di dalam bandeng dapat membantu proses ekskresi atau pembuangan limbah yang tidak diperlukan oleh tubuh.

Dengan mengkonsumsi bandeng secara teratur, vitamin B12 akan meningkatkan kerja ginjal dan mencegah penumpukan limbah yang dapat menyebabkan gangguan nefrolitiasis atau penyakit batu ginjal.

Yang ketiga meningkatkan kesehatan tulang dan gihi. Di balik banyaknya duri halus pada ikan bandeng, kandungan kalsium pada ikan ini juga terbilang tinggi. Di dalam satu ekor ikan bandeng, terdapat sekitar 1400 mg kalsium dan fosfor yang dapat menurunkan risiko pengeroposan tulang dan gigi.

Selain itu, kandungan vitamin D di dalam ikan bandeng juga dapat meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah penyakit osteoporosis pada orang tua.

Yang keempat, mencegah depresi. Tahukah kamu? Ternyata rasa stres dapat diredakan dengan konsumsi ikan bandeng secara teratur, lho.

Ikan bandeng mengandung potasium yang dapat melancarkan aliran darah serta mengendurkan otot dan saraf yang tegang. Selain itu menurut seorang pakar teknologi pangan IPB (Institut Pertanian Bogor), Prof. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD, konsumsi 100 gram ikan bandeng yang kaya EPA dan DHA secara teratur dapat menurunkan risiko terkena depresi dan penyakit saraf lainnya.

Yang terakhir, membantu pertumbuhan janin. Selain Omega-3, bandeng juga mengandung asam oleat akan meningkatkan perkembangan otak dan saraf bayi saat masih di dalam kandungan. Selain itu, kandungan vitamin A, C, dan betakaroten juga dapat membantu meningkatkan kekebalan dan fungsi penglihatan pada bayi. (alb)





Share this

Related Posts

Previous
Next Post »