Yuli Winarni, Guru Musik SMAN 2 Pati Langganan Menciptakan Lagu Resmi Instansi


Cermat dan Teliti Memilih Nada Adalah Kunci



Daya kreativitas Yuli banyak diapresiasi. Buktinya guru musik ini sering mendapat kepercayaan mencipta dan mengaransemen lagu. Pekerjaan itu tak gampang. Selain memiliki aliran darah musik di tubuhnya, kecermatan dan ketelitian memilih nada menjadi kunci lahirnya karya istimewa.

Ruang musik di lantai 2 itu sepi. Hanya ada seorang perempuan berjilbab sendiri. Dia sedang merapikan beberapa alat musik. Seperti kendang, angklung, dan juga gitar. Selain itu ada pula beberapa alat musik elektrik. Macam piano, dan gitar listrik.

Di tempat itu latihan musik selalu dilakukan siswa dan siswi SMAN 2 Pati. Sebagai mata pelajaran, juga sebagai kegiatan ekstrakulikuler. Juru kunci ruang musik itu adalah Yuli Winarni. Sapaannya Yuli. Dia guru musik di sekolah tersebut.

Yuli banyak menempa anak didiknya di tempat tersebut. Perkakas musik yang baru usai dibereskannya tersebut adalah alat yang dibawanya saat menjuarai lomba musikalisasi puisi yang digelar Balai Bahasa Kemendikbud.

”Maaf masih berantakan ruangannya. Kemarin alat-alat musiknya baru sampai, usai digunakan untuk lomba. Alhamdulillah juara nasiona,” kata perempuan tiga anak ini. Yuli banyak berkisah. Tentang dirinya, dan juga keluarganya yang semua berlatar belakang musik, penggemar musik, dan terjun di dunia musik. ”Kedua anak saya sekarang merantau di Jakarta, sebagai pekerja entertaint di sana. Sebagai pemusik di beberapa program televisi swasta nasional,” kata Yuli.

Yuli selain mengajar musik, juga sering mendapat pesanan membuat lagu resmi berupa hymne dan mars bagi instansi-instansi. Di Pati, sudah banyak yang menggunakan jasa kreativitas guru yang kerap mengantarkan anak didiknya menjadi juara lomba musikalisasi puisi ini. Seperti di mars dan hymne Akper Pragolo Pati, mars dan hymne SMAN 2 Pati, mars adiwiyata.

”Yang lebih banyak, biasanya aransemen paduan suara. Hampir rutin di beberapa tempat. Selain itu juga melatih paduan suaranya juga. Kalau menciptakan lagu tidak setiap saat. Namun di Pati banyak lagu-lagu resmi seperti hymne dan mars sebuah instansi yang saya ciptakan,” papar perempuan kelahiran Pati, 1 Juli 1965 ini.

Bagi Yuli, dalam menciptakan lagu, apalagi sebuah lagu pesanan memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Selain itu lirik lagunya juga sudah disiapkan. Maka yang diperlukan harus bisa merangkai nada harus cermat, dan teliti. ”Ya pemilihan nadanya memang harus lebih cermat dan teliti. Supaya bisa harmoni,” kata perempuan yang juga pernah meraih juara ketiga cipta lagu pendidikan anak usia dini (PAUD) tingkat provinsi beberapa tahun lalu ini.

Selain itu, tambah Yuli, dalam penciptaan aransemen musik baginya adalah sebuah petualangan. Itu yang membuat Yuli menggandrungi hobinya tersebut. Dibutuhkan keberanian yang lebih. Namun dengan sebuah tantangan tersebut rasanya akan sangat menyenangkan dalam perjalanan hidup kita,” papar perempuan yang tinggal di perumahan Bukit Rendole Asri ini. (hus)








Share this

Related Posts

Previous
Next Post »