Grogi di Bawah Ekspektasi Tinggi


Full Time 
Persipa Pati 0
Persip Pekalongan 1

Tampil di bawah performa 


Priiiiit...... peluit panjang ditiup wasit Fero Arsanto asal Kendal. Papan skor tak beranjak. Persipa 0, Persip Pekalongan 1. Laskar Saridin harus mengakui keunggulan tamunya di hadapan ribuan suporter fanatik mereka di Stadion Joyokusumo. Semua nampak sekali kecewa. Penonton bergemuruh. Menggerutu kesal.

Raut muka Gatot Barnowo terasa berat. Namun, pelatih sarat pengalaman tersebut mencoba kuat. Berkali-kali di hadapan wartawan, dia mengaku bertanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan timnya di laga perdana Liga 3 Zona Jawa Tengah tersebut. Minggu (14/7/2019), di hadapan dukungan penuh suporternya, Laskar Saridin tumbang di tangan Persip Pekalongan. Skor tipis 1-0.

Jauh hari sebelum kompetisi dimulai, di musim 2019 ini Persipa Pati bersiap lebih awal. Dimulai dengan serangkaian pemusatan latihan. Kemudian mendatangkan pemain-pemain dari luar daerah, yang dibutuhkan untuk membangun tim yang solid. Hingga pergantian pelatih kepala dari Dwi Ariyanto ke Gatot Barnowo, yang notabene lebih berpengalaman.

Semua itu demi ambisi sekaligus ekspektasi naik kasta. Sebuah hal lumrah yang diharapkan setiap pendukung fanatik klub sepakbola yang berada di kasta terendah. Termasuk Persipa yang sekarang menghuni Liga 3 Zona Jawa Tengah.

Sejak awal pembentukan klub di musim ini, semua menaruh harap bisa naik kasta. Pelatih menyanggupi amanah tersebut. Media-media, menulis besar-besar target naik kasta tersebut. Lengkap dengan optimisme sang pelatih, hingga jajaran manajemen. Beranda-beranda sosial media pun menyambut dengan riuh.

”Kekalahan ini tanggung jawab saya sebagai pelatih. Saya akan perbaiki di pertandingan-pertandingan kedepan. Sekali lagi ini tanggung jawab saya,” tegas Gatot Barnowo saat konferensi pers usai pertandingan.

Mantan pelatih PSCS Cilacap yang berhasil mempersembahkan gelar juara ISC B 2016 itu mengaku sangat kecewa di pertandingan tersebut. Anak asuhnya tampil di bawah performa. ”Seperti tertekan. Mental bertandingnya buruk. Saya tidak tahu kenapa. Pertandingan selanjutnya, akan saya perbaiki mental bermain mereka. Saya yang akan bertanggung jawab agar tim dapat memeroleh poin,” jelasnya.

Di putaran pertama ini, Persipa selanjutnya bakal bertandang ke Stadion Satria Purwokerto untuk menghadapi Persibas Banyumas pada Minggu (21/7/2019). Dilanjutkan bertandang ke Stadion Krida Bhakti Purwodadi untuk menghadapi Persipur pada Rabu (24/7/2019). Dan menutup putaran pertama dengan menjamu Persikama Magelang pada Minggu (28/7/2019) di Stadion Joyokusumo. (alb)
   

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »