Rumah Murah Harga Khusus Warga Jepara Berpenghasilan Rendah

Tandatangan kerjasama 


Pemkab Jepara dan BTN bekerjasama. Sebanyak 190 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) disapkan. Rumah bertipe 36 ini bakal dibanderol harga khusus. Rp 84 juta.
JEPARA – Lahan seluas dua hektare tengah disiapkan. Lahan yang berada di Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara ini akan menjadi tempat dibangunnya 190 unit rumah.

Rumah-rumah itu diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Rumah yang dibangun bertipe 36. Harga yang dibanderol Rp 84 juta. Program yang digulirkan pemerintah itu, untuk membantu masyarakat dalam kepemilikan tempat tinggal.

Hunian itu sudah dilengkapi dengan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU. Program itu menjadi kerja bareng antara Pemkab Jepara dan PT Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang (KC) Kudus.

Seremoni kerja sama ditandai dengan penandatanganan terkait pembiayaan, yang dilakukan langsung langsung oleh Plt. Bupati Jepara Dian Kristiandi, dan Direktur PT BTN KC Kudus Asep Marliansyah. Kepala Disperkim Kabupaten Jepara Ashar Ekanto, serta sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Jepara juga turut hadir dan mendampingi.

Untuk mendapatkan rumah tersebut harus membentuk komunitas terlebih dahulu. Saat ini sudah ada hampir 400 warga yang mendaftarkan diri. Mereka yang telah mendaftar nantinya akan diseleksi sesuai syarat dan ketentuan. Syarat kepemilikan berpenghasilan Rp 2 juta, belum memiliki rumah, dan sudah berkeluarga. Itulah yang menjadi faktor banyaknya peminat. “Kita sudah sosialisasi dua kali, ini yang diutamakan komunitas dari rusunawa, tapi kemarin itu membludak hampir 400an orang,” terang Kepala Disperkim Kabupaten Jepara Ashar Ekanto.

Lebih lanjut, rumah MBR ini akan segera dibangun mulai awal tahun 2020 nanti, dan diperkirakan akan rampung dalam waktu lima bulan. Meski jatah kuota kali ini terbatas, kata Ashar, tidak menutup kemungkinan akan dimasukkan daftar antrean pada program selanjutnya. “Kalau masih ada lagi kesempatan kita mintakan lagi di pusat,” imbuhnya.

Rumah bersubsidi ini tanpa uang muka, warga hanya perlu mencicil antara Rp 600 ribu hingga Rp 700 ribu per bulan selama 10 tahun. Rumah bertipe 36 ini akan dibangun di atas tanah seluas 72 meter persegi. (ars)



Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »