Persijap Oasis Water, Masa Depan Industri Sepakbola Modern Indonesia



Persijap Oasis Water menyambut musim kompetisi 2020


Musim kompetisi 2019 menjadi titik balik klub Persijap Jepara. Pergantian kepemilikan menjadikan Laskar Kalinyamat semakin kuat. Dari segi prestasi jelas. Musim lalu komplet. Naik kasta Liga 2 dengan status juara Liga 3 Nasional. Luar biasa.

Musim ini Persijap kembali membikin heboh. Antara pro dan kontra. Dalam mengarungi Liga 2 2020, Persijap akan menggunakan tambahan nama. Menjadi Persijap Oasis Water. Penambahan nama tersebut dilakukan setelah tim persijap Jepara menggandeng kerjasama penuh dengan PT Oasis Waters International.

”Sebenarnya titik balik sudah dimulai dari musim kemarin, dengan adanya pergantian ownership, pergantian pelatih serta perombakan pemain secara masif dan akhirnya membuahkan hasil juara liga 3 2019,” kata Muhammad Iqbal Hidayat, selaku presiden klub.

”Ini merupakan merger antara klub sepakbola dengan korporasi sehingga nantinya keuangan tim akan lebih stabil,” imbuhnya.

Operasional bagi tim sepakbola per musim sangatlah besar, sedangkan penjualan tiket tidak mungkin menutup operasional. Sehingga kerjasama dengan sebuah korporasi besar perlu dilakukan.

Dengan seperti itu nantinya permasalahan seperti gaji telat, kekurangan biaya operasional dan masalah lain bisa dihindari. Bahkan permasalahan seperti match fixing juga bisa dihindari dengan adanya keuangan yang kuat dalam klub.

Menggandeng Oasis dengan Full Partnership itu sangatlah tepat. Apalagi brand tersebut juga memiliki kepentingan untuk peningkatan produk dengan menggenjot penjualan di Jepara maupun di Jawa Tengah.

Dirinya berharap agar nantinya suporter dan seluruh masyarakat Jepara memberikan dukungan penuh kepada tim Persijap Oasis Water dalam kompetisi Liga 2 musim ini. Harapannya tim kebanggaan warga Jepara itu bisa kembali berprestasi dan bisa promosi ke kasta tertinggi sepakbola nasional musim ini.

Dia juga berharap agar nantinya pemerintah Kabupaten Jepara memberikan dukungan untuk klub kebanggaan warga Jepara ini, dengan memberikan infrastruktur yang baik seperti stadion serta training ground yang layak.

Selain itu, untuk jangka panjang manajemen akan menyiapkan Persijap Store, Persijap Cafe serta beberapa program lain untuk mendukung kemajuan klub era perserikatan yang sarat dengan sejarah ini.

Namun, penambahan “embel-embel” Oasis Water di belakang nama Persijap juga menimbulkan gelombang protes di media sosial. Kalangan suporter bahkan secara terang-terangan tegas menolak, dengan beragam alasan. Salah satunya adanya anggapan langkah tersebut menjadi upaya untuk merebut Persijap dari Jepara. Dimulai penambahan nama, penggantian nama dan akhirnya berpindahnya home base. (hus)




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »