Tidak Panik dan Tetap Waspada, Bersalawat dan Berdoa Cegah Corona


Suasana pembacaan slawat dan doa bersama di madrasah Darul falah Sirahan Pati


PATI - Salawat Thibbil Qulub mengalun lembut di halaman Perguruan Islam Darul Falah Desa Sirahan, pagi kemarin. Kiai Jamaludin Umar memimpin pembacaan salawat tersebut. Ratusan siswa-siswi duduk bersila menghayati munajat kepada Yang Maha Menyembuhkan itu.

Direktur Perguruan Islam Darul Falah, Syamsudin Sukahar mengungkapkan, anak didiknya diajak untuk memperbanyak membaca salawat dan istighfar. Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar semuanya tetap tenang.

Namun kewaspadaan harus ditingkatkan, dengan caa menjaga kebersihan dan kesehatan diri. ”Mencuci tangan, menggunakan masker bagi yang sait, tida pergi ke tempat atau daerah yang sedang terjangkit, menghindari tempat-tempat keramaian untuk sementara waktu, dan dan menghindari kontak yang berpotensi menularkan virus corona,” terang Syamsudin usai menggelar sosialisasi kewaspadaan risiko virus corona (Covid-19) dan doa bersama menjelang libur selama dua pekan tersebut.

”Intinya agar tidak panik dan tetap waspada,” tegasnya.

Selama libur ini, lanjut Syamsudin, seperti yang sudah diinstruksikan baik dari Gubernur Jawa Tengah, dan juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru agar bisa mengatur pembelajaran siswanya masing-masing.

Bisa melalui pembelajaran online, atau dengan pemberian tugas. Untuk pelaksanaan ujian, kata Syamsudin untuk sementara waktu ditunda. Penundaan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kegiatan itu menjadi penting, karena tidak bisa usaha pencegahan virus yang sedang mewabah ini hanya dilakukan begitu saja, tanpa campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa. ”Usaha pencegahan dilakukan dengan perilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Sebagai orang beriman, usaha ini perlu didukung dengan doa. Memasrahkan  kepada Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Melalui amalan-amalan yang sudah diajarkan para guru-guru kita,” paparnya. (hus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »