Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berkhasiat Bikin Cantik, Tanaman Bidara Mulai Banyak Diburu Wanita


Abdul Hamid sedang memeriksa tanaman bidara yang masih berada di dalam pot


Pekarangan rumah Abdul Hamid di Desa Bageng Kecamatan Gembong nampak hijau. Ribuan bibit tanaman menghampar. 
Belakangan ini tanaman Bidara boleh dibilang sedang naik daun. Sebab banyak diburu untuk dibudidayakan atau diambil manfaatnya, terutama yang getol mencari adalah para wanita. Hal itu lantaran khasiatnya yang menurut penelitian medis baik untuk perawatan kulit dan kecantikan. Para pembudidaya tanaman ini pun kebanjiran order.
Ya, salah satu pembudidaya tanaman itu adalah Abdul Hamid, dia mengakui hal tersebut. ”Dalam lima pekan ini bibit yang saya budidayan sudah laku sebanyak 5000 batang. Ya akhir-akhir ini memang tanaman ini banyak yang mencari,” paparnya. Abdul Hamid pun mengakui, dari sekian pembeli, rata-rata mereka adalah para wanita.
Lanjut Abdul Hamid, hal itu lantaran khasiatnya yang memang banyak untuk kesehatan kulit dan kecantikan. Misalnya mencegah jerawat. Salah satu manfaat ini tentu sangat dicari para wanita.
Masker Wajah
”Wanita ini kan paling tidak percaya diri dengan misalnya jerawat. Tentu dengan khasiat yang baik ini mereka akan mencarinya. Pemanfaatan tanaman bidara ini salah satunya bisa dijadikan masker wajah,” imbuh Abdul Hamid.
Selain itu, daun bidara juga berkhasiat untuk menghilangkan bau darah haid dan dapat mengatasi keputihan pada wanita. Berbagai khasiat itulah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian besar masyarakat. Utamanya para wanita.
Untuk satu bibit tanaman bidara yang berukuran kecil, Abdul biasanya menjual dengan harga terjangkau, yakni Rp 15 ribu. Sedangkan untuk ukuran besar sebanyak Rp 30 ribu. Menurutnya, harga tidak seberapa apabila dibandingkan dengan manfaatnya.
“Yang mahal dari daun bidara itu kan karena mengandung banyak khasiat. Apalagi produksi tanaman bidara di Pati ini tergolong sedikit. Bahkan untuk bidara jenis Arab, saat ini sulit ditemui. Karena itu, sebisa mungkin saya memproduksi dengan jumlah banyak,” tutupnya. (yan)