Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KKN Undip Susun Masterplan Pengelolaan Sampah di Bakaran Kulon



Tim KKN Undip 2019 di Desa Bakaran Kulo, Juwana 


JUWANA – Selama 20 hari mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyusun masterplan pengeloaan sampah. Hal itu dilakukan untuk membuat Desa Bakaran Kulon bebas dari kumuh.

Nur Kholik Kurniana Putra, kordinator desa KKN Undip di Bakaran Kulon mengungkapkan, kegiatan yang dilakukannya  dilatarbelakangi oleh kepedulian mahasiswa yang diterjunkan di Desa Bakaran Kulon. Melihat ada titik yang paling kotor dan bersinggungan langsung dengan jalan utama desa.

”Kemarin (4/8/2019), kami sudah serahkan masterplam itu. Bersamaan dengan hasil evaluasi dan kajian masterplan tersebut,” kata Nur Kholik Kurniana Putra.

Para mahasiswa KKN itu juga melakukan kegiatan bersih-bersih di lokasi pembuangan sampah, dengan memindahkan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA). Kegiatan relokasi sampah ini menjadi puncak rangkaian program multidisiplin Trashform.

Selain mahasiswa, turut hadir kepala desa dan juga warga di RW 4. Kegiatan itu dilaksanakan di dua titik pembuangan sampah yang terletak di RT 01/RW 04 dan RT 02/RW 04.

Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan pembagian alat kebersihan kepada masyarakat, dilanjutkan dengan pemungutan sampah, yang selanjutnya sampah tersebut diangkut ke TPA. Diakhir kegiatan ditutup dengan penyerahan Masterplan Pengelolaan Sampah kepada pihak desa.

Masterplan Pengelolaan Sampah berisi mengenai analisis permasalahan berikut solusi yang ditawarkan dari permasalahan pengelolaan sampah. Serta dalam masterplan tersebut diusulkakan rangkaian rencana aksi pengelolaan sampah untuk tahun 2020 – 2025. Tahapan penyusunan masterplan terdiri dari (1) survey titik pembuangan sampah, (2) wawancara dengan masyarakat, pemerintah desa, dan pengelola sampah, (3) mengkaji permasalahan, (4) diskusi publik dengan masyarakat dan karang taruna, dan (5) finalisasi hasil kajian masterplan. (alb)