Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

NU-PKB Harus Menang di Jepara pada Pemilu 2024

Kegiatan Muskercab 1 DPC PKB Jepara


JEPARA - Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara KH. Hayatun Abdullah Hadziq menegaskan pada Pemilu 2024 mendatang NU dan PKB harus menang di Kota Ukir. 


Hal itu diungkapkan dalam pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I DPC PKB Kabupaten Jepara di Kantor PKB Jalan MT. Haryono, Jepara, Sabtu (21/8/2021). 


“NU mempunyai sawah yang sangat besar, tinggal PKB bisa menggarap atau tidak. Bisa mengairi sawah atau tidak. Bisa memupuk sawah atau tidak. Jangan sampai sawah NU tersebut digarap dan dibajak orang lain. Lalu PKB mengatakan NU tidak membantu PKB, " jelas Gus Yatun.


“Saya siap mendukung dan membesarkan PKB setelah nanti saya selesai menjadi Ketua PCNU. Saya cukup sekali menjadi ketua PCNU, biar dilanjutkan kader-kader NU yang lain yang potensial. Saya akan Kembali ke habitat politik untuk main di Pemilu dan Pilkada 2024”, kata Gus Yatun dalam rilis yang diterima Lingkar Muria. 


Lebih lanjut ia mengatakan jumlah warga nahdliyyin yang sangat besar di Jepara merupakan lahan garapan potensial yang harus diperhatikan oleh PKB. 


“Diperlukan konsep dan strategi pemenangan pemilu yang jitu, selanjutnya pengurus turun ke lapangan. Wakil rakyatnya juga rajin menyapa masyarakat. Semuanya harus satu komando," lanjut Gus Yatun.


Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Jepara KH. Nuruddin Amin mengatakan Muskercab I ini merupakan penjabaran dari hasil Muscab PKB pada Maret 2021 lalu.


“Pemilu 2024 tidak lama lagi. Kita harus segera merapatkan barisan untuk pemenangan pemilu 2024. Target perolehan 10 kursi harus kita tuangkan dalam penyusunan program kerja DPC PKB Jepara 2021-2026," kata pria yang akrab disapa Gus Nung.


“Setelah pencalonan dini dilaunching DPP PKB pada 19 Agustus lalu, akhir Agustus sampai September 2021 ini kita akan membuka pendaftaran bakal caleg dini dari internal pengurus DPC dan DPAC PKB, setelah itu pada akhir tahun 2021 kita akan melakukan penjaringan dan rekruitmen bakal caleg yang potensial dari kalangan eksternal," pungkas Gus Nung. (nir)