Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

Gerbang kota Pati bertuliskan Pati Bumi Mina Tani/ @kesetography

Setiap kota/kabupaten di Indonesia selalu memiliki semboyan. Begitu juga dengan Kabupaten Pati di Jawa Tengah ini yang memiliki semboyan Bumi Mina Tani. Semboyan ini didasari dari kearifan lokal daerah.

Sebab Kabupaten Pati sangat melimpah hasil pertanian dan perikanan kelautannya. Pati dikenal sebagai daerah lumbung pangan di Jawa Tengah. Pertanian padi, kedelai dan jagungnya masuk dalam komoditas strategis nasional. Selain itu Kabupaten Pati juga memiliki unggul dalam budidaya perikanan tambak seperti udang, bandeng, nila, hingga hasil ikan lautnya yang melimpah.

Namun semboyan Bumi Mina Tani ternyata memiliki makna mendalam yang jarang diketahui banyak orang, dikutip dari @humaspati semboyan ini diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 1993 tentang Semboyan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Pati dimana semboyan Bumi Mina Tani merupakan kependekan dari :

BUMI

Berdaya : adalah kemampuan untuk mewujudkan cita-cita

Upaya : merupakan usaha masyarakat dalam mencapai cita-cita yang diharapkan

Menuju : merupakan arah/tujuan yang ingin dicapai sesuai identitas daerah

Identitas Pati : merupakan cirri khusus yang sebenarnya, sehingga masyarakat dengan segala daya dan upaya ingin menemukan jati dirinya sendiri

MINA

Makmur : merupakan cita-cita hidup yang diidamkan seluruh bangsa yang sudah ada sejak bangsa itu lahir

Ideal : merupakan harapan masyarakat yang diinginkan agar tercapai suatu keadaan yang selalu dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman

Normatif : merupakan harapan masyarakat dan pemerintah yang ingin mencapai tata kehidupan senantiasa berpihak pada norma-norma yang berlaku

Adil : merupakan cita-cita bangsa yang didambakan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945

TANI

Tertib : merupakan keadaan yang diharapkan yaitu tertib pemerintah dan tertib masyarakatnya sehingga kedua-duanya harus saling mendukung tanpa ada yang bertentangan

Aman : merupakan suatu keadaan yang dimana masyarakatnya benar-benar merasa aman dan merasa terlindungi dalam hidupnya sebagai warga negara

Nyaman : adalah suatu keadaan dimana masyarakat merasa enak, sejuk, sehat, dan segar sehingga memungkinkan masyarakat betah tinggal di lingkungannya

Indah : adalah sebagai cita-cita pendukung yaitu kondisi estetika dambaan masyarakat