Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gandeng Wartawan Imigrasi Pati Optimalkan Penyebaran Informasi Publik Berkualitas

Kegiatan kursus menulis berita bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati


Penyediaan informasi menjadi perhatian penting. Hal ini disadari betul oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pati. Karena itu lembaga publik ini menggelar kursus menulis berita untuk mengoptimalkan penyebaran informasi publik yang berkualitas

PATI - Penyediaan informasi di era digital menjadi keniscayaan lembaga publik, tak terkecuali instansi pemerintah. Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pati, misalnya, belakangan ini tengah mengoptimalkan penyebaran informasi publik berkualitas. 

Dalam kesempatan itu, Kantor Imigrasi Pati menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati Moch Noor Efendi sebagai pemateri. Teknik penulisan berita dan foto jurnalistik menjadi materi yang disampaikan dalam kursus dua jam tersebut. 

Upaya itu, kata Kepala Kantor Imigrasi kelas I Non TPI Pati Hasanin, salah satunya ditempuh dengan meningkatkan kemampuan menulis ASN di lingkungannya. Sebanyak 41 ASN Kantor Imigrasi Pati ambil bagian dalam kursus penulisan berita di aula kantornya, Selasa (29/3/2022). 

"Meningkatnya kemampuan ASN Imigrasi Pati dalam menulis berita dapat menghasilkan pemberitaan-pemberitaan yang positif. Karenanya dapat tercipta citra positif Imigrasi Pati di mata masyarakat," ujar Hasanin dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Widodo Ari Prabowo. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, media sosial atau media online menjadi bagian penting yang harus dikelola untuk penyebaran informasi publik. Menurutnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menjadikan berbagai platform media sosial sebagai sarana penyebaran informasi publik. 

"Penyebaran informasi publik yang meningkatkan pandangan masyarakat secara positif terhadap pemerintah sudah menjadi kebutuhan. Selain itu sebagai respon yang cepat dan tepat dalam mengatasi masalah berkait isu pemberitaan negatif," tandasnya. 

Hasanin mengungkapkan, Kantor Imigrasi Pati saat ini mengelola sejumlah akun media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook, Tik Tok, Youtube, dan Website. Dia mengharapkan kursus penulisan berita akan berdampak positif terhadap pemberitaan di Kantor Imigrasi Pati. Pemberitaan menjadi lebih profesional. (hus)